Home » News » Berita RUU Pilkada: Rapat Paripurna DPR Menghasilkan Mekanisme Pilkada Melalui DPRD

Berita RUU Pilkada: Rapat Paripurna DPR Menghasilkan Mekanisme Pilkada Melalui DPRD



Jakarta โ€“ Sidang paripurna DPR yang membahas terkait RUU Pilkada pada akhirnya telah diputuskan ada Jumat (26/9/2014) dini hari tadi. Sidang yang berlangsung cukup panas tersebut pada akhirnya dalam pengambilan keputusan menggunakan sistem voting.

Rapat Paripurna DPR Menghasilkan Mekanisme Pilkada Melalui DPRD

Dan hasilnya adalah banyak dari anggota DPR yang lebih memilih Pilkada tak langsung atau pemilihan kepala daerah dilakukan oleh DPRD. Didalam pengambilan keputusan secara voting, DPR memberikan dua pilihan kepada para anggotanya terkait proses pemilihan pilkada kedepannya.

Baca juga:
Berita RUU Pilkada: Pasek Himbau PDIP Tidak Terpengaruh Atas Aksi Walk Out Partai Demokrat

Dimana opsi yang diberikan adalah dengan pemilihan pilkada langsung atau pemilihan kepala daerah dipilih oleh rakyat langsung serta pilkada tidak langsung atau pemilihan kepala daerah dipilih oleh wakil rakyat atau DPRD.

Dengan hasil putusan adalah banyak fraksi yang memilih pilkada tidak langsung. Bahkan dari hasil voting didapatkan selisih suara yang cukup jauh. Dimana untuk suara fraksi yang menghendaki Pilkada langsung terdapat 226 suara, dan yang memilih Pilkada tak langsung atau Pilkada DPRD sebanyak 361 suara. Dibawah ini adalah hasil voting Sidang RUU Pilkada:

Golkar: 11 (langsung) dan 73 (DPRD)
PDIP: 88 (langsung) dan 0 (DPRD)
PKS: 0 (langsung) dan 55 (DPRD)
PAN: 0 (langsung) dan 44 (DPRD)
PPP: 0 (langsung) dan 32 (DPRD)
PKB: 20 (langsung) dan 0 (DPRD)
Gerindra: 0 (langsung) dan 22 (DPRD)
Hanura: 10 (langsung) dan 0 (DPRD)
Demokrat: 6 (langsung) dan 0 (DPRD)

Untuk Partai Demokrat yang melakukan aksi Walk Out dari sidang, dari pimpinan sidang tetap memberikan hak untuk memilih dalam voting. Dari hasil voting di atas, yang mengejutkan dari Fraksi Golkar yang suaranya terpercah. Dimana hamper sebagian peserta sidang dari Golkar ada yang memilih pilkada langsung dan sebagian yang lainnya lebih memilih Pilkada yang dipilih oleh DPRD. (Rindi Ayunda โ€“ sisidunia.com)