Home » News » Jokowi, Pembangunan Tol Laut Masuk Dalam 100 Hari Kerja Pemerintahan Baru

Jokowi, Pembangunan Tol Laut Masuk Dalam 100 Hari Kerja Pemerintahan Baru



Jakarta – Sebentar lagi Presiden dan Wakil Presiden terpilih Joko Widodo – Jusuf Kalla akan dilantik, program kerja yang akan dilakukan dalam 100 hari kerja pertama sangat diharapkan dapat sejalan dengan janji politik pada saat kampanye Pilpres kemarin. Salah satunya janji pembangunan tol laut. Hal ini merupakan sistem transportasi yang dapat menghubungkan wilyah barat dan timur Indonesia dengan kapal laut.

Jokowi, Pembangunan Tol Laut Masuk Dalam 100 Hari Kerja Pemerintahan Baru

Dikutip dari berbagai sumber online Selasa (23/9/2014) Koordinator bidang pendidikan dan Jaringan Pemberdayaa Koalisi Masyarakat Untuk Perikanan (KIARA) Daryoni menyampaikan “Pemerintah kedepan diharapkan tidak mencontoh program pembangunan yang dilakukan pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Pasalnya program Masterplan Percepatan dan Peluasan Pembangunan Ekonomu Indonesia (MP3EI) era SBY dinilai cenderung memuluskan investor namun miskin aspek sosial dan kesejahteraan rakyat.

Pada dasarnya konsep poros maritim dan tol laut Jokowi nilainya cukup baik. Hanya saja program diminta tidak hanya menekankan pada kepentingan ekonomi yang sifatnya dengan MP3EI. Peringatan yang disampaikan oleh Koalisi Masyarakat Sipil agar Jokowi memperhatikan aspek lingkungan, sosial dan kesejahteraan masyarakat pesisir dalam konsep poros maritim merupakan peringatan dini agar program-program benar membawa manfaat bagi masyarakat kawasan pesisir. Selain itu pemerintah hanya perlu menyesuaikan dengan skenario yang sudah dibuat pada pemerintahan sebelumnya. Salah satunya adalah sistem logistik nasional. Perhatian utama ialah pembagian fase ayunan tol. Fase pertama dari Aceh menuju Surabaya. Kemudian fase kedua adalah Surabaya menuju Sorong atau wilayah timur Indonesia lainnya. (fauji nur – sisidunia.com)