Home » News » Berita Mancanegara, Harga Minyak Turun Akibat Menguatnya Dolar AS

Berita Mancanegara, Harga Minyak Turun Akibat Menguatnya Dolar AS



New York – Harga minyak Amerika Serikat kembali mengalami tekanan akibat adanya kekhawatiran pasokan berlebih serta menguatnya mata uang negara adidaya tersebut. Dolar AS diperdagangkan mendekati level tertinggi dalam 3 bulan terakhir, sedangkan minyak yang diperdagangkan dengan menggunakan dolar, sehingga memberikan dampak kuat terhadap pembeli dengan menggunakan mata uang selain dolar dimana harga minyak menjadi lebih mahal.
Berita Mancanegara, Harga Minyak Turun Akibat Menguatnya Dolar AS
Dilansir dari Wall Street Journal, Sabtu (20/9/2014), harga minyak AS jenis West Texas Intermediate(WTI) untuk pengiriman Oktober turun US$ 66 sen menjadi US$ 92,41 perbarel di perdagangan New York Mercantile Exchange. Sedangkan harga minyak jenis Brent naik US$ 69 sen menjadi US$ 98,39 per barel di perdagangkan ICE Futures Europe dan naik 0,4 persen pada pekan ini.

Harga minyak telah turun lebih dari US$ 15 per barel dari level tertinggi pada pertengahan Juni akibat kekhwatiran melimpahnya pasokan minyak global dibanding permintaan. Sementara kekerasaan di Irak, Ukraina dan di tempat lain tidak mengganggu produksi minyak pada musim panas ini. Rencana dari Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang mengisyaratkan bakal memangkas target produksinya pada pertemuan November mendatang. Produksi OPEC yang lebih rendah diharapkan dapat mendongkrak harga minyak. (fauji nur – sisidunia.com)