Home » News » Info CPNS 2014: Persyaratan CPNS Pemprov DKI Jakarta

Info CPNS 2014: Persyaratan CPNS Pemprov DKI Jakarta



Jakarta – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jakarta I Made Karmayoga menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin mencoba menjadi CPNS DKI dapat mendaftarkan diri ke panselnas.menpan.go.id adapun persyaratan umum dan khusus yang harus dipenuhi jika ingin mengikuti berbagai proses ujian CPNS DKI Jakarta.

Persyaratan umum sebagai berikut:
– Warga Negara Indonesia (WNI)
– Tidak berkedudukan sebagai CPNS/PNS, calon anggota TNI/Polri
– Tidak berkedudukan sebagai anggota atau pengurus partai politik
– Tidak pernah diberhentikan sebagai PNS atau pegawai swasta
– Tidka pernah dipenjara berdasarkan putusan pengadilan yang mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana kejahatan
– Sehat jasmani rohani yang dibuktikan surat keterangan dokter
– Bebas pemakaian narkoba yang dibuktikan dengan surat keterangan rumah sakit pemerintah atau Badan Narkotika Nasional atau Kepolisian
– Berkelakuan baik dengan dibuktikan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK) dari kepolisian
– Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah yang ditunjuk pemerintah

persyaratan khusus sebagai berikut:
– Memiliki kartu tanda penduduk yang masih berlaku
– Memiliki ijazah dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan perguruan tinggi negeri atau perguruan tinggi luar negeri minimal 2,70 dan lulusan perguruan tinggi swasta minimal 3,00
– Mampu mengusai bahasa Inggris dengan baik dibuktikan dengan lampiran sertifikat hasil tes kemampuan bahasa Inggris yang dikeluarkan tahun 2014, EPT dengan nilai minimum 400, TOEFL Prediction dengan nilai minimal 400, IELTS dengan nilai minimum 500, dan TOEIC dengan nilai minimum 600
– Pelamar S-2 profesi usia minimumnya 18 tahun dan maksimal 35 tahun per 1 september 2014
– Pelamar S-1 maksimum usianya 33 tahun dan D-III usia maksimumnya 28 tahun per 1 September 2014

Pemprov DKI telah mengalokasikan formasi sebanyak 1.133 kursi CPNS. adapun rincian diantaranya 10 formasi kesehatan, 350 formasi pendidikan, 372 formasi teknis, 320 formasi ekonomi dan 81 formasi administrasi. (fauji nur – sisidunia.com)