Home » News » Setelah Surcharge, Pemerintah Berencana Menaikkan Tarif Pesawat

Setelah Surcharge, Pemerintah Berencana Menaikkan Tarif Pesawat



jakarta – Menjelang akhir tahun Pemerintah berencana untuk menaikkan tarif pesawat, hal ini disampaikan oleh Menteri perhubungan EE Mangindaan, mengatakan aturan mengenai kenaikan tarif pesawat bisa terbit jika tidak ada keberatan dari pengguna jasa angkutan udara. Berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan maskapai penerbangan memerlukan kenaikan harga.
Setelah Surcharge, Pemerintah Berencana Menaikkan Tarif Pesawat
Berdasarkan tarif perhitungan kementerian Perhubungan tarif batas atas berlaku saai iti berada di bawah titik impas (BEP) maskapai penerbangan. Pendapatan perusahaan jasa penerbangan tidak sesuai dengan ongkos operasional yang dikeluarkan. Pada saat ini tarif pesawat sedemikian rendah sehingga tidak dianggap lagi sebagai moda transportasi kalangan masyarakat mampu saja.

Pada saat ini sosialisasi rencana kenaikan tarif batas atas sudah mulai dilakukan, sebelumnya pemerintah menuntut semua maskapai penerbangan berusaha meningkatkan pelayanan. Melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan pada website resmi Jumat (5/9/2014) berniat merevisi peraturan Menteri Perhubungan nomor KM 26 Tahun 2010 mengenai mekanisme formulasi perhitungan dan penetapan tarif batas atas penumpang pelayanan kelas ekonomi angkutan udara niaga berjadwal dalam negeri. Rencana revisi secara spesifik meliputi penyesuaian terhadap penetapan tingkat keterisian penumpang atau load factor, penyesuaian formula dan perhitungan, serta penyesuaian tarif dasar berdasarkan kinerja, biaya dan populasi pesawat. (Fauji nur – sisidunia.com)