Home » News » Dirut Bank DKI ‘Disemprot’ Ahok, Kenapa?

Dirut Bank DKI ‘Disemprot’ Ahok, Kenapa?



Jakarta – Pada hari Kamis pagi (04/09/2014), masyarakat yang berada disekitar Rusun (rumah susun) Marunda Cluster B, Jakarta Utara, dikejutkan dengan kehadiran Wagub DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau akrab disapa Ahok. Namun kejutan bukan hanya akibat hal itu saja, tetapi juga karena Ahok ‘semprot’ Dirut Bank DKI.

Dirut Bank DKI 'Disemprot' Ahok, Kenapa

Credit Photo : Fitriandi Al Fajri/WartaKota

Mantan Bupati Belitung Timur yang akan segera menjadi Gubernur DKI Jakarta kelak setelah Jokowi resmi dilantik sebagai Presiden RI 2014-2019 itu meluapkan amarahnya kepada Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono karena masalah kartu rekening virtual untuk warga rusun Marunda yang tidak sesuai dengan harapannya.

Ahok mengkritisi bentuk kartu dari Bank DKI tersebut karena hanya tersemat alamat penghuni rusun Marunda beserta nomor rekening virtualnya tanpa adanya nama pemilik kartu. Tampilan kartu untuk melakukan pembayaran sewa rusun itu dinyatakan tidak sesuai dengan harapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Semula Ahok mengira tampilan kartu tersebut dilengkapi foto beserta nama lengkap penghuni rusun sehingga nantinya dapat dengan mudah dikenali. Disampaikan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kelengkapan data pada kartu pembayaran sewa memiliki arti penting karena bisa memudahkan ketika sewaktu-waktu dilakukan pemeriksaan.

Selain itu Ahok pun menyatakan data kartu yang tidak lengkap bisa saja disalah-gunakan pihak tak bertanggung jawab karena dapat dengan mudah diperjual-belikan. Pria pemilik nama lengkap Basuki Tjahaja Purnama tersebut juga mengatakan kelengkapan data nantinya akan mencegah terjadinya penghuni berpindah-pindah rusun.

Mendengar luapan amarah Ahok dengan mimik yang tampak begitu serius, Direktur Utama Bank DKI Eko Budiwiyono hanya dapat terdiam mendengar nasihat orang nomor dua di DKI Jakarta itu. Selain mengungkap perasaan kecewanya terhadap tampilan kartu pembayaran sewa, Basuki Tjahaja Purnama pun meminta pihak Bank DKI untuk segera melakukan perbaikan. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)