Home » News » Kuasa Hukum Ratu Atut Siap Ajukan Banding Jika Diperlukan

Kuasa Hukum Ratu Atut Siap Ajukan Banding Jika Diperlukan



Jakarta – Gubernur Banten Non-Aktif Ratu Atut Chosiyah telah diputuskan mendapat hukuman kurungan penjara selama 4 tahun oleh pihak pengadilan Tipikor. Atas keputusan itu, Jaksa Penuntut Umum atau JPU dilaporkan akan melakukan upaya banding karena hukumannya sangat jauh dari tuntutan.
Kuasa Hukum Ratu Atut Siap Ajukan Banding Jika Diperlukan
Terkait dengan rencana banding JPU, Tubagus Sukatma selaku kuasa hukum Ratu Atut Chosiyah berujar pihaknya tidak akan tinggal diam dan siap melancarkan banding apabila JPU melaksanakan rencananya itu. “Jika jaksa penuntut umum banding, maka kami akan lakukan upaya yang sama,” tandas Tubagus, Selasa (02/09/2014).

Kuasa hukum Ratu Atut tersebut menambahkan pihaknya pun telah mempunyai berbagai fakta hukum yang kuat untuk bisa melepaskan kliennya itu dari jeratan hukum terkait dengan kasus Pilkada Kabupaten Lebak tahun 2013. Lebih jauh, Tubagus Sukatma mengatakan proses hukum yang tengah berjalan akan terus diikuti.

Adapun Ratu Atut Chosiyah diputuskan oleh Pengadilan Tipikor mendapatkan hukuman penjara selama 4 tahun dengan diiringi denda sebesar Rp. 200 juta, subsider pidana kurungan 5 bulan. Sementara tuntutan JPU adalah 10 tahun kurungan penjara disertai senilai Rp. 250 juta subsider 5 bulan kurungan.

Atas putusan majelis hakim pengadilan Tindak Pidana Korupsi itu, Busyro Muqoddas selaku Wakil Ketua Komisi Pemberatasan Korupsi sempat menyatakan pihak Jaksa Penuntut Umum dapat melakukan banding karena terdakwa Ratu Atut Chosiyah dianggap telah turut berperan aktif membuat citra MK menjadi rusak. (Maria Ulfa – SisiDunia.com)