Home » News » Info CPNS 2014 : Probolinggo Batal Ambil Jatah Rekrutmen CPNS 2014

Info CPNS 2014 : Probolinggo Batal Ambil Jatah Rekrutmen CPNS 2014



Probolinggo – Kabar mengejutkan datang dari Pemkab Probolinggo yang menyatakan takkan ambil jatah rekrutmen CPNS 2014. Abdul Halim selaku Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) Kabupaten Probolinggo menegaskan keputusan tersebut diambil langsung kepala daerah, Bupati Puput Tantriana Sari, Probolinggo, Kamis (31/07/2014).
Info CPNS 2014 Probolinggo Batal Ambil Jatah Rekrutmen CPNS 2014
Setelah pihak BKD memberikan laporan lengkap, Bupati Puput Tantriana Sari akhirnya memutuskan untuk tidak mengambil jatah pada proses rekrutmen CPNS 2014. Adapun alasan dilakukannya hal itu karena perkiraan dana operasional untuk melangsungkan proses penerimaan CPNS 2014 tersebut menembus angka Rp. 1.5 miliar.

Dan Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyatakan tidak mempunyai dana sebesar itu, sehingga jatah rekrutmen CPNS 2014 urung digunakan. Disampaikan pula perkiraan angka tersebut menilik pada Surat Edaran atau SE Kementerian PANRB (Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) Nomor SE/10/M.PAN-RB/08/2013.

Artikel Lainnya :

Penerimaan CPNS 2014 : BNN Buka 15 Formasi CPNS 2014

Info CPNS 2014 : Persyaratan Umum dan Khusus Pendaftaran BNN 2014

Pada Surat Edaran tersebut, pihak kepegawaian diseluruh wilayah Indonesia diminta untuk menyediakan berbagai kelengkapan fasilitas terkait CPNS 2014, termasuk perangkat pendukung tergunakannya sistem CAT (Computer Assisted Test). Ditambahkan oleh Abdul Halim, Bupati Probolinggo menganggap formasi kebutuhan dengan biaya keluarannya tidak seimbang.

Terlebih pihak Pemerintah Kabupaten Probolinggo menyatakan tidak mengalokasikan anggaran sebesar itu karena informasi mengenai rekrutmen CPNS 2014 sebelumnya masih simpang siur. Dan andaikata APBD dilakukan perubahan dalam waktu dekat ini, terasa akan percuma sebab pencairan anggara tak mungkin terjadi dibulan Agustus.

Pada rekrutmen CPNS 2014, Pemkab Probolinggo mendapat jatah 52 formasi, dan Abdul Halim berharap jumlah tersebut dapat digabungkan ditahun 2015. Pihak BKD Kabupaten Probolinggo pun dinyatakan sudah mengirim staf untuk menyampaikan hal itu. “Kalau daerah tidak ambil jatah kan ada alasannya,” ujarnya seraya menyatakan tahun depan pihaknya dipastikan lebih siap terkait pendanaannya. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)