Home » News » Kabinet Joko Widodo Jusuf Kalla : Bayang-Bayang Politik Bagi-bagi Kursi

Kabinet Joko Widodo Jusuf Kalla : Bayang-Bayang Politik Bagi-bagi Kursi



Jakarta – Setelah di tetapkan sebagai pemenang pemilihan presiden dan wakil presiden 2014 yang telah di sahkan oleh Komisi Pemilihan Umum. Presiden terpilih tersebut dalam bayang-bayang bagi kursi yang biasa terjadi setelah penetapan tersebut. Jokowi-Jk sendiri dikabarkan akan memulai pembicaraan mengenai pembahasaan kabinet untuk pemerintahan kedepan akan di mulai setelah lebaran nanti.

Kabinet Joko Widodo Jusuf Kalla : Bayang-Bayang Politik Bagi-bagi Kursi

Jokowi Jk

Sesuai dengan janji Joko Widodo pada saat kampanye akan melakukan pembentukan Kabinet ramping yang diisi oleh para profesional baik yang di isi dari partai yang bergabung dengan gerbong koalisi maupun profesional baru. Pada saat melakukan wawancara dengan sisidunia.com (24-72014) Sekjen Partai Nasional Demokrat Rio Capella menjelaskan bahwa yang dimaksudkan dengan kabinet ramping tidak hanya memberikan bagi-bagi kursi bagi partai pengusung dengan mengisi pos-pos tertentu serta, diharapakan diisi oleh tokoh profesional dengan adanya harapan baru.

Jokowi sendiri menyakinkan bahwa akan mengikuti Undang-Undang Dasar 1945 serta undang-undang Kementrian Negara yang berlaku dalam pelaksanaan pembentukan kabinet baru. Sehingga nanti akan ada penggabungan kementrian atau penghapusan salah satu, untuk mendapatkan posisi kabinet yang tepat. Sesuai dengan perundangan tersebut maksimal hanya sampai 35 pos kementrian yang dibisa dibentuk. Harapan para pada saat pembentukan kabinet nantinya banyak melibatkan profesional yang mampu bekerja waluapun berasal dari partai pengusung.

Pembentukan kabinet ramping yang dimaksud sebenarnya sudah pernah dibahas pada saat adanya kesepakatan kerjasama dalam mengusung Joko Widodo dalam pemilihan preside dan wakil presiden 2014. Jokowi sendiri menginginkan bahwa kabinet nantinya akn diisi oleh para tokoh profesional pada saat pemilihan orang mengisi pos-pos di kemntrian mendatang.