Home » News » Audit-kpu.blogspot.com Bahas Kejanggalan Website Komisi Pemilihan Umum

Audit-kpu.blogspot.com Bahas Kejanggalan Website Komisi Pemilihan Umum



jakarta – Setelah adanya penetapan rekapitulasi pemilihan presiden dan wakil presiden 2014, maka saat ini muncul adanya dugaan adanya kecurangan yang disampaikan lawan politk terhadap presiden terpilih. Hal ini di ini disampaikan juga oleh seorang pemeilik blog yang beralamat di audit-kpu.blogspot.com yang membahas adanya keanehan dalam tampilan web site kpu yang ikuti oleh menyamarkan nama dengan inisial A yang berprofesi sebagai Konsultan keamanan jaringan komputer.

Audit-kpu.blogspot.com Bahas Kejanggalan Website Komisi Pemilihan Umum

Sistem IT KPU

Detail tulisan yang disampaikan pemilik blog tersebut juga menjelaskan berbagai alasan yang menyebabkan keanehan yang muncul pada website Komisi Pemilihan Umum selama berlangsungnya pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. Dikutip dari laman tersebut pada (24-7-2014), menyebutkan bahwa adanya para hacker dan cracker yang ikut bermain dalam proses rekapitulasi KPU. Ia menjelaskan juga bahwa beberapa kelamahan yang dimiliki oleh website KPU dapat di tembus para hacker dan cracker dalam meretas sistem IT yang ada.

Hasil yang didapat banyak celah keamanan yang bisa di tembus oleh para hacker, diantaranya penggunaan alamat email yang gratisan sehingga sangat mudah untuk di bobol sistem keamanannya, dimana para komisioner KPU tidak menggunakan situs beralamt di dot kpu sendiri. Kedua pengunaan username serta password yang sangat mudah ditebak dan muda untuk diretas. Ketiga kemudahan dalam pengiriman username serta password oleh Komisioner KPU kepada seluruh anggota yang ada di daerah sehingga sangat mudah bagi para hacker untuk ditembus, seakan sengaja dibiarkan oleh sistem IT yang ada. Keempat pola pemilihan user name serta password yang sangat mudah di tebak. Kelima adanya kemudahan bagi semua anggota bisa edit pemilih sesuka hati. Keenam semua anggota KPU dapat mengedit jumlah pengiriman kertas surat suara sesukanya.

Kesimpulannya yang disampaikan oelh pemilik blog tersebut masih menyangsikan apakah pemilu presiden dan wakil presiden 2014 sudah berjalan adil atau belum. Sekarang banyak yang bertanya apakah legitimasi yang di dapatakan presiden terpilih sudah dapat menjadi keputusan yang sah mengingat adanya kejanggalan pada sistem IT Komisi Pemilihan Umum 2014. (Fauji nur – sisidunia.com)