Home » News » Prabowo : KPU Tidak Jujur dan Tidak Adil

Prabowo : KPU Tidak Jujur dan Tidak Adil



Jakarta – Pasangan nomor urut 1 Prabowo Subianto membacakan pernyataan sikap bahwa setiap saksi yang berada di kantor Komisi Pemilihan Umum untuk tidak meneruskan proses perhitungan rekapitulasi pemilihan Presiden dan Wakil Presiden. Dalam Penyataan pendapat yang disampaikan di hadapan para pendukungnya dan ditemani oleh para elite partai politik pendukung koalisi merah putih, diantaranya hadir Aburizal Bakrie, Suryadaharma Ali, Ms Kaban dan Akbar Tanjung.

Prabowo : KPU Tidak Jujur dan Tidak Adil

Prabowo Subianto

Pembacaan sikap politik yang disampaikan oelh Prabowo Subianto bahwa pihak Komisi Pemilihan Umum telah membiarkan terjadi kecurangan pada pemilihan presiden dan wakil presiden. Pembacaan pernyataan sikap tersbut dibacakan Selasa (22-72014) pada pukul 14:05 di kompleks gedung pemenangan di rumah Polonia Jakarta. Para saksi dari pasangan nomor urut 1 tersebut telah menyerahkan surat pernyataan yang telah disampaikan dan akan menarik diri dari proses rekapitulasi perhitungan suara yang dilaksanakan di gedung KPU.

Sesuai dengan instruksi yang telah di sampaikan oleh Prabowo Subianto maka pasangan nomor urut satu tersebut menolak hasil dari perhitungan pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. Prabowo Subianto dalam pernyataannya menolak hasil keseluruhan proses yang telah di jalankan, calon presiden nomor satu tersebut mengatakan bahwa akan menjaga mandat dari rakyat yang diterimanya untuk tidak ikut menerima apapun hasil dari pemilihan umum presiden dan wakil presiden.

Kondisi saat ini di gedung Komisi Pemilihan Umum tetap melanjutkan proses rekapitulasi perhitungan suara yang telah sampai pada 30 provinsi. Walaupun tidak adanya saksi dari pasangan nomor satu yang telah meninggalkan ruangan, sesuai dengan peraturan bahwa proses akan tetap dilanjutkan walaupun tanpa di setujui oleh salah satu pasangan calon. (Fauji Nur – sisidunia.com)