Home » News » Bawaslu Minta KPU Tindaklanjuti Temuan Pelanggaran di Jakarta

Bawaslu Minta KPU Tindaklanjuti Temuan Pelanggaran di Jakarta



Jakarta – Pada sejumlah TPS diwilayah Jakarta ditengarai terdapat sejumlah pelanggaran saat proses pencoblosan Pilpres 2014. Terkait dengan hal itu, pihak Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu turut mengatakan menemukan dugaan tersebut sehingga kini Komisi Pemilihan Umum diminta untuk menindak lanjuti temuan itu.
Bawaslu Minta KPU Tindaklanjuti Temuan Pelanggaran di Jakarta
Diungkapkan Mimah Susanti selaku Ketua Bawaslu DKI Jakarta, Jakarta, Sabtu (19/07/2014), pihaknya menemukan sejumlah kesalahan yang dilakukan oleh para petugas KPPS setempat. “Bawaslu melihat adanya kesalahan yang dilakukan petugas KPPS yang mencoblos hanya dengan menggunakan KTP atau identitas lain,” ujarnya.

Oleh sebab itulah pihak Bawaslu mengeluarkan surat edaran nomor 276/BawasluProv-DKIJakarta/VII/2014 yang ditujukan pada Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta untuk menindak lanjuti hasil temuan sejumlah pelanggaran itu. Disampaikan pula hal itu telah sesuai dengan PKPU No. 19 Tahun 2014 Pasal 11 ayat (2) huruf a.

Isi PKPU tersebut menyatakan pemilih diperbolehkan untuk melakukan pencoblosan menggunakan KTP atau identitas lainnya sesuai alamat pemilih di KTP. Dan pihak Bawaslu menemukan dugaan adanya proses pencoblosan yang tidak sesuai dengan peraturan itu. Adapun Bawaslu merekomendasikan dilakukannya pemungutan suara ulang pada 5.802 TPS di DKI Jakarta.

Namun demikian pihak Badan Pengawas Pemilu terlebih dulu meminta Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta untuk melakukan penyelidikan lebih dalam menindaklanjuti temuan itu. Dan jika nantinya memang telah nyata ditemukan adanya sebuah pelanggaran, maka KPU diminta untuk melakukan pencoblosan ulang pada 5.802 TPS di Jakarta. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)