Home » News » Anggota DPRD Kabupaten Banyumas Diduga Terlibat Money Politic

Anggota DPRD Kabupaten Banyumas Diduga Terlibat Money Politic



Banyumas – Ketakutan masyarakat terhadap aksi money politic akhirnya terbukti. Kejadian ini terjadi di Banyumas ketika seorang warga bernama Umedi mengaku telah mendapatkan uang sebesar Rp 10.000 untuk mencoblos salah satu pasangan Capres.

Anggota DPRD Kabupaten Banyumas Diduga Terlibat Money Politic

Warga Banyumas

Berdasarkan hasil temuan yang dilakukan oleh Tim Relawan Satgas Anti Politik Uang (8/7/2014), Umedi diminta untuk menunjukkan rumah sang pemberi uang yang dikenal dengan nama Joko.

Saat dimintai keterangan, Joko mengaku bahwa hal tersebut ia lakukan atas perintah orang bernama Sirin. Menurut Joko, Sirin telah memberi uang sebesar 500rb untuk dibagi2kan kepada warga di Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Banyumas.

Setelah diminta untuk membuka identitas Sirin, ternyata orang tersebut adalah anggota DPRD Kabupaten Banyumas dari Partai Gerindra bernama Sutriani.

Atas temuannya tersebut, salah seorang anggota Tim Relawan Satgas Anti Politik Uang mengatakan bahwa H-1 memang adalah hari yang paling rawan terjadi money politic. Dan hal tersebut sudah dicurigai oleh timnya sejak kemarin sore. (Samsul Arifin – sisidunia.com)