Home » News » Kontras Tuding KPU Sebagai Biang Masalah Pilpres di Hongkong

Kontras Tuding KPU Sebagai Biang Masalah Pilpres di Hongkong



Jakarta – Kasus ratusan WNI yang tidak bisa memberikan hak suaranya dalam pilpres di Hongkong (6/7/2014) ternyata membuat Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) juga ikut angkat bicara.

Kontras Tuding KPU Sebagai Biang Masalah Pilpres di Hongkong

Badan Pengawasan Pemilihan Umum Republik Indonesia

Melalui Koordinatornya, Haris Azhar, menyebut bahwa akar permasalahan kasus Pilpres di Hongkong adalah dari KPU sendiri yang tidak bisa mengantisipasi banyaknya pemilih yang datang ke TPS.

Seperti yang disampaikannya didepan wartawan (7/7/2014), Haris Azhar mengatakan bahwa 5 tahun lalu juga pernah terjadi ketika DPT bermasalah. Bahkan pemilih di Los Angeles harus gigit jari karena kesulitan untuk mengurus paspor.

Haris juga menghimbau masyarakat agar aktif untuk melaporkan kejadian yang ganjil saat menjelang pemungutan suara hingga penghitungan suara di TPS. Karena mungkin saja hal tersebut dimunculkan untuk keuntungan salah satu pasangan Capres. (Maria Ulfa – sisidunia.com)