Home » Otomotif » Permintaan Di Indonesia Tinggi, Ekspor Yamaha R25 Ditunda

Permintaan Di Indonesia Tinggi, Ekspor Yamaha R25 Ditunda



Jakarta – Antusiasme tinggi diperlihatkan masyarakat Indonesia atas hasil inovasi terbaru dari Yamaha, yaitu YZF-R25. Setelah resmi diluncurkan, jumlah permintaan unit kendaraan roda dua tersebut tampak begitu tinggi dihari pertamanya, yang membuat pihak perusahaan terkait sempat menutup proses penjualan untuk sementara waktu.
Permintaan Di Indonesia Tinggi, Ekspor Yamaha R25 Ditunda
Saat pertama kali diluncurkan, pemesanan dilakukan melalui online. Dan meskipun dilabeli harga sebesar Rp. 53 juta, ternyata hal itu tidak mengurangi minat masyarakat terhadap produk terbaru keluaran Yamaha tersebut. Dihari perdana peluncurannya, penjualan sudah mencapai angka 2.677 unit kendaraan.

Akibat besarnya perminataan dari masyarakat Indonesia itu, pihak pengembang pun menyatakan kemungkinan besar produk diekspor akan mengalami penundaan. Dyonisius Beti selaku wakil Presiden Eksekutif PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Minggu (01/06/2014), mengatakan bahwa YZF-R25 sejatinya direncanakan hanya dibuat 2000 unit saja.

Dari 2000 unit kendaraan roda dua tersebut, 1000 diperuntukkan pangsa pasar dalam negeri, dan sisanya akan diekspor. Namun melihat permintaan ditanah air begitu tinggi, mencapai angka dua ribu lebih, maka pihak pengembang berkemungkinan besar akan melakukan penundaan terhadap jatah produk YFZ-R25 yang untuk diekspor.

“Karena permintaan di domestik sangat tinggi, kami kemungkinan akan prioritaskan konsumen Indonesia. Awalnya Agustus kita mulai ekspor, tapi kita reschedule lagi. Mungkin akan banyak negara yang komplain karena motor ini memang merupakan motor yang ditunggu,” ujar Dyonisius Beti seraya menyatakan produk terbarunya itu memang begitu ditunggu oleh masyarakat diseluruh dunia, tak hanya Indonesia. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)