Home » News » AS Ragukan Pernyataan Militer Nigeria Terkait Penculikan 200 Anak

AS Ragukan Pernyataan Militer Nigeria Terkait Penculikan 200 Anak



Washinton โ€“ Pihak militer Nigeria mengklaim bahwa mereka mengetahui dimana lokasi 200 anak yang telah diculik oleh Boko Haram. Sayangnya hal tersebut diragukan kebenarannya oleh pihak pemerintahan Amerika Serikat. Hal ini dikarenakan pihak AS sendiri tidak mengetahui “informasi independen” tersebut.

AS Meragukan Pernyataan Militer Nigeria Terkait Penculikan 200 Anak

Memang sebelumnya diungkapkan oleh Kepala Marsekal Udara Nigeria Alex Badeh bahwa militer Nigeria mengetahui dimana keberadaan pelajar putri yang telah diculik oleh Boko Haram tersebut. Sayangnya ternyata militer Nigeria tidak melakukan penyelamatan atas anak-anak perempuan tersbeut yang justru dikhawatirkan akan membahayakan nyawanya.

Seperti yang dikutip dari kantor berita AFP, Rabu (28/5/2014), dari keterangan juru bicara Departemen Luar Negeri AS Jen Psaki didapatkan keterangan bahwa saat ini AS sama sekali tidak mendapatkan informasi independen yang mendukung adanya klaim tersebut.

Pada saat disinggung terkait pejabat militer Nigeria yang mengetahui keberadaan pelajar tersebut, Psaki hanya berujar bahwa seharusnya demi keselamatan dan juga keamanan hal tersebut tidak diumbar ke khalayak umum.

Diungkapkan oleh Badeh bahwa pihak militer Nigeria melaksanakan operasi rahasia untuk dapat menyelamatkan sekitar 200 pelajar perempuan itu. Di lain sisi, pihak Boko Haram mengklaim telah menculik lebih dari 200 pelajar putrid tepatnya di pertengahan April lalu. Selain itu Boko Haram juga diyakini memiliki tanggung jawab terkait beberapa aksi kekerasan yang telah menewaskan ribuan orang yang tercatat sejak tahun 2009. (Maria Ulfa – sisidunia.com)