Home » News » Impor Cabai Rawit Belum Dibuka Oleh Pemerintah

Impor Cabai Rawit Belum Dibuka Oleh Pemerintah



Jakarta โ€“ Saat ini harga cabai rawit di tingkat pasar tradisional sudah mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Bahkan harganya saat ini sudah mencapai di kisaran Rp 73.000-75.000/kg. Terkait hal ini sepertinya pihak Pemerintah dalam hal ini adalah Kementerian Perdagangan (Kemendag) belum ingin membuka impor atas cabai rawit.

Impor Cabai Rawit Belum Dibuka Oleh Pemerintah

Dimana salah satu penyebab kenaikan harga cabai rawit dikarenakan letusan dari Gunung Kelud, yang ada di Kediri Jawa Timur. Saat ini memang Kediri menjadi salah satu pemasok terbesar cabai rawit di Indonesia.

Sedangkan untuk impor cabai sendiri tidak lain bertujuan untuk menekan harga dan juga menambah pasokan yang ada di pasaran.Dari keterangan Bayu Krisnamurthi, Wakil Menteri Perdagangan, dalam keterangan persnya, bertempat di Kantor Kementerian Perdagangan Jalan Ridwan Rais Jakarta, Jumat (28/02/2014), mengungkapkan bahwa saat ini langkah yang ditempuh Pemerintah adalah dengan mengoptimalisasi atas produksi cabai yang ada di dalam negeri serta memperbaiki jalur atas pendistribusiannya.

Dimana harga hortikultura yang mengalami kenaikan hanya harga cabai saja. Sehingga untuk distribusinya didalam negeri akan dioptimalkan terlebih dahulu, hal ini dikarenakan masih ada daerah yang harga cabainya mengalami penurunan.

Bayu juga menyatakan bahwa sebenarnya proses impor cabai rawit prosesnya cukup sulit,terlebih lagi saat ini belum tentu pasokan cabai impor yang ada di Indonesia terbatas jumlahnya. Ditambah lagi Indonesia adalah salah satu Negara yang konsumsi cabai segarnya tinggi dibandingkan yang lainnya yang sudah berupa olahan.

Perlu diingat di tahun 2013 saja impor cabai tidak semudah impor bawang merah dan bawang putih. Oleh karena itu untuk saat ini seharusnya kita optimalkan produksi cabai yang saat ini ada di Indonesia.(Rindi Ayunda – sisidunia.com)