Home » News » Bandara Crimea Dikepung Pasukan Bersenjata

Bandara Crimea Dikepung Pasukan Bersenjata



Crimea โ€“ Bandara strategis yang ada di Crimea, Ukraina ditutup oleh puluhan orang bersenjata. Tidak dipungkiri memang setelah Ukraina dihadapkan dengan adanya pergolakan politik, kini daerah Crimea pun ikut bersitegang dikarenakan wilayah tersebut sudah lama ingin adanya tuntutan otonomi.

Bandara Crimea Dikepung Pasukan Bersenjata

Berdasarkan keterangan dari para saksi, ada sekitar 50 pasukan dengan bersenjata lengkap pada Jumat, 28 Februari 2014 berhasil menguasai Bandara Simferopol. Dari kabar yang berkembang menyebutkan bahwa kelompok bersenjata tersebut adalah kelompok yang sama yang pada Kamis (27/2) kemarin berhasil menduduki gedung pemerintahan yang ada di Simferepol.

Seperti yang dilansir dari Interfax, Jumat (28/2/2014), saksi itu mengungkapkan bahwa kelompok bersenjata yang menguasai terminal domestic dari Bandara Simferopol tersebut menggunakan emblem Angkatan Laut Rusia.

Untuk diketahui bahwa memang setelah Presiden Ukraina Viktor Yanukovych dicopot dari kursi kepresidenannya, kawasan Crimea juga ikut bergejolak. Bahkan banyk kelompok yang pro dan kontra Rusia menggelar aksi unjuk rasa.

Terkait ketegangan yang ada di Ukraina, pihak Rusia telah menginstruksikan sekitar 50 pasukan untuk melakukan persiapan diri. Sepertinya apa yang dilakukan oleh Rusia tersebut adalah bentuk pamer kekuatan dengan tujuan untuk memberikan peringatan kepada Amerika Serikat (AS) terkait interverensi militer yang ada di Ukraina.

Sedangkan Yanukovych dikabarkan ada dalam sebuah hotel yang ada di Moskow, Rusia. Mantan Presiden Ukraina itu sendiri telah melarikan diri dan terlihat ada di sebuah sanatorium yang ada di pinggiran Moskow. (Maria uLfa – sisidunia.com)