Home » News » Pihak Militer Filipina Jalankan Operasi Militer

Pihak Militer Filipina Jalankan Operasi Militer



Manila โ€“ Operasi penggerebekan yang dilakukan oleh pasukan Filipina di basis pertahanan pihak pemberontak kabarnya telah menewaskan sekitar 40 orang yang berasal dari pemberontak muslim. Bahkan kabarnya dalam operasi militer tersebut basis pertahanan yang biasanya sebagai tempat pembuatan bom sudah dikuasai.

Pihak Militer Filipina Jalankan Operasi Militer

Dari informasi yang didapatkan bahwa operasi tersebut berlangsung dua hari dikarenakan pihak pemberontak menolak untuk dilakukan perjanjian damai. Seperti yang dilansir dari Associated Press, Kamis (30/1/2014), Presiden Benigno Aquino III mengungkapkan bahwa serangan pihak militer tersebut bertujuan untuk melindungi warganya.

Terlebih lagi kelompok Bangsamoro Islamic Freedom Movement baru saja menyerang Provinsi Maguindanao. Dalam serangan tersebut, pasukan militer melancarkan aksinya untuk melumpuhnya kelompok pemberontak.

Sebagaimana yang diketahui bahwa pihak pemberontak melakukan perlawanan dikarenakan menolak ajakan damai Pemerintah Filipina dengan Moro Islamic Liberation Front (MILF) yang sebenarnya merupakan kelompok yang lebih besar dari kelompok itu.

Hal ini dikarenakan mediasi yang dibantu oleh Malaysia itu dianggap oleh Bangsamoro tidak membahas adanya pemisahan antara warga minoritas muslim yang ada di selatan Filipina. Operasi dua hari itu berhasil menguasai dua desa yang ada di wilayah Maguindanao yang menjadi basis pertahanan.

Dari keterangan Juru Bicara Militer Regional Kolonel Dickson Hermoso, terungkap bahwa saat ini pihak militer masih terus mengawasi pergerakan dari kelompok Bangsamoro. Ditegaskan oleh Hermoco bahwa ia tidak akan melakukan negosiasi kepada pihak yang memberikan ancaman kepada warga sipil. Untuk diketahui bahwa operasi yang dilakukan pada Rabu, 29 Januari 2014 tersebut oleh pihak militer kemudian diperpanjang sampai 1 Februari 2014. (Maria Ulfa – sisidunia.com)