Home » Otomotif » Aliansi Nissan dan Renault Akan Adopsi Struktur Baru

Aliansi Nissan dan Renault Akan Adopsi Struktur Baru



Tokyo – Manufaktur Renault dan Nissan Motor Corp. akan digabungkan dimana para peneliti menyatakan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah yang termasuk drastis dengan tujuan untuk menyelematkan dana aliansi mencapai lebih dari 400 miliar yen ata sekitar US $ 3.86 miliar pertahunnya.
Aliansi Nissan dan Renault Akan Adopsi Struktur Baru
Dilansir dari AutoNews, Jum’at (24/01/2014), langkah itu diambil dalam rangka kembali ke tujuan awal dilakukannya kemitraan diantara keduanya. CEO Carlos Ghosn selaku pimpinan aliansi tersebut menetapkan tahap pertama dengan penunjukkan seorang manajer dengan fungsi sebagai pengawas departemen produksi.

Penunjukkannya itu akan berjalan terhitung sejak April, dengan menindaklanjuti struktur serupa untuk melakukan penelitian serta pengembangan. Dan pada struktur yang direncanakan, Nissan dan Renault nantinya akan mampu merakit mobil menggunakan sejumlah bagian bersama dilakukan dipabrik-pabrik sama.

Aliansi tersebut pun dinyatakan akan mengadopsi struktur baru pertama pada pabrik mereka yang diadakan di India pada awal tahun 2015, dan nantinya diperluas menuju ke lebih dari 10 negara pada tahun 2020. Aliansi itu saat ini memiliki hampir 50 pabrik diseluruh dunia, dan kedepannya berencana membawa serta Avtovaz Rusia.

Terkait dengan rencana masa depan maupun proyeknya, pihak Aliansi (Renault dan Nissan) enggan memberikan komentar. Adapun kemitraan diantara dua produsen otomotif terkemuka tersebut telah terbentuk sejak tahun 1999. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)