Home » Travel & Kuliner » Masalah Arena Diving di Indonesia Begitu Kompleks

Masalah Arena Diving di Indonesia Begitu Kompleks



Jakarta – Sudah menjadi rahasia umum jika Indonesia memiliki kekayaan maupun pemandangan alam yang luar biasa ditiap wilayahnya terkhusus dibawah lautnya. Namun sayang pengembangan tidak dilakukan secara maksimal dimana hal itu sejatinya dapat pula memberi masukan berarti bagi perekonomian Indonesia.

Masalah Arena Diving di Indonesia Begitu Kompleks

Dr. Mari Elka Pangestu

Namun sebutan “surga bawah laut didunia” terasa kurang tepat diperuntukkan pada Indonesia meski secara jelas hal itu seharusnya memanglah terjadi mengingat tak sedikit wisata alam bawah laut arena diving maupun snorkeling di Indonesia, karena kebanyakan wisatawan asing hanya mengenal beberapanya saja.

Pantauan SisiDunia mengenai hal itu, Kamis (09/01/2014), Dr. Mari Elka Pangestu selaku menteri pariwisata dan ekonomi kreatif (Menparekraf), berlokasi di Grand Indonesia, Jakarta, dalam acara ‘Indonesia World Underwater Photo Contest (IWUPC)’ mengatakan terdapat masalah pada pengembangan arena wisata bawah laut Indonesia.

Itulah alasan yang membuat nama Indonesia kurang tepat menyandang predikat “surga bawah laut didunia.” Lebih jauh dilanjutkan Cipto Aji Gunawan selaku konsultan dari kementrian terkait menyatakan berwisata diving maupun snorkeling ke Indonesia membutuhkan dana besar karena aksesnya lemah dan tergolong susah.

“Infrastruktur yang lemah dan perjalanan dari satu tempat ke tempat lain memakan waktu lama dan biaya lebih besar,” ungkapnya. Kemudian mengenai akses, sebagai contoh Cipto menggambarkan perjalanan wisatawan asing dari negara Hong Kong yang harus terlebih dulu singgahi Jakarta sebelum lanjut ke wisata Lembeh, Sulawesi Utara.

Selain masalah infrastruktur, dan akses, terdapat beberapa lagi lainnya tanpa terkecuali sumber daya manusianya dimana jumlah yang berkecimpung didalamnya dinyatakan masih minim. Berbagai permasalahan wisata bawah laut tersebut harus menjadi fokus penting bagi Kemenparekraf tentu diiringi dukungan kinerja pemda yang memiliki tempat wisata alam bawah laut. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)