Home » News » Sekjen MK Diperiksa KPK Terkait Kasus Akil Mochtar

Sekjen MK Diperiksa KPK Terkait Kasus Akil Mochtar



Jakarta โ€“ Untuk melakukan penyelidikan kasus suap sengketa atas pemilihan kepala daerah, kini pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Janedjri Mahilli Gaffar yang menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Mahkamah Konstitusi (MK).

Sekjen MK Diperiksa KPK Terkait Kasus Akil Mochtar

Rencananya ia akan menjalani pemeriksaan sebagai saksi atas dugaan suap yang menimpa Akil Mochtar pada waktu menjabat sebagai Ketua MK. Pada saat dikonfirmasi, Selasa (24/12/2013), Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha membenarkan bahwa memang yang bersangkutan dipanggil KPK untuk dijadikan saksi.

Tidak hanya Janedjri saja yang dipanggil oleh KPK, karena masih ada dua pejabat lelang yaitu Lelang JBA, Ende Mirawan dan Ganda Purba, dan Jacob Anthonius Margarheta selaku manajer Balai Lelang Seras.

Keduanya juga akan diperiksa terkait kasus tindakan pindana pencucian uang yang dilakukan oleh Akil Mochtar. Sebagaimana yang diketahui pada 2 Oktober 2013 lalu bertempat di Jakarta Selatan, Akil tertangkap tangan oleh KPK karena menerima uang berupa Dollar Singapura sebesar 3 miliar yang berasal dari anggota DPR, Chairunnisa dan seorang pengusaha, Cornelis Nalau.

Diprediksi uang tersebut berkaitan dengan adanya kepengurusan atas sengketa Pemilihan Kepala Daerah Gunung Mas, Kalimantan Tengah. KPk dalam operasinya berhasil menangkap Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah, Hambith Bintih, dan juga stafnya yaitu Dhani, bertempat di Hotel Redtop, Jakarta Pusat.

Akil juga didakwa menerima uang suap sebesar Rp1 miliar dari Tubagus Chairi Wardhana dan juga pengacara, Susi Tur Andayani, berkaitan dengan adanya sengketa Pilkada Lebak, Banten. (Rindi Ayunda – SisiDunia.Com)