Home » News » Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Dikerahkan Mencapai 10 ribu

Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Dikerahkan Mencapai 10 ribu



Jakarta โ€“ Dalam rangka persiapan pengamanan untuk Natal 2013 dan menyambut Tahun Baru 2014, pihak forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi DKI Jakarta melakukan rapat koordinasi. Rencananya pada saat pengamanan, nantinya Polda Metro Jaya sepertinya akan mengerahkan sekitar 10.198 personel untuk 10 hari terhitung sejak 23 Desember 2013 sampai 1 Januari 2014 yang tergabung dalam Operasi Lilin Jaya.

Pengamanan Jelang Natal dan Tahun Baru, Polisi Dikerahkan Mencapai 10 ribu

Dalam keterangan persnya, Selasa (17/12/2013), bertempat di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakpolda) Metro Jaya Brigjen Sudjarno mengungkapkan bahwa nantinya semua gereja akan diamankan. Ia sudah mengerahkan semua anggotanya di seluruh wilayah DKI Jakarta, sehingga setiap kegiatan yang berlangsung di gereja akan diamankan.

Saat ini wilayah Ibu Kota cukup kondusif. Namun jelang malam Natal dan Tahun Baru kewaspadaan ditingkatkan. Karena pada umumnya ancaman bom sering muncul jelang perayaan malam Natal. Sudjarno juga mengungkapkan bahwa ada beberapa isu aktual yang perlu diwaspadai untuk saat ini seperti kegiatan partai politik, deo, kemacetan, penertiban PKL, kegiatan partai jelang Pemilu 2014.

Selama Januari hingga Desember 2013, dari data yang didapatkan Polda Metro jaya tercatat ada sekitar 26.761 kasus, aksi unjuk rasa/demo 2.221 kasus, ancaman bom/terorisme 26 kasus, dan pemboman 2 kasus.
Memang jika dibandingkan dengan tahun 2012, jumlahnya turun sekitar 13 persen sehingga dapat dikatakan bahwa saat ini DKI Jakarta situasinya cukup kondusif. Dalam Rapat Forkopimda dihadiri berbagai instansi seperti Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya, dan tentunya Pemprov DKI Jakarta yang menjadi tuan rumah. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)