Home » News » Jepang Perkuat Kekuatan Militernya

Jepang Perkuat Kekuatan Militernya



Tokyo โ€“ Sepertinya Jepang untuk beberapa tahun ke depan akan menyiapkan dana tambahan untuk memperkuat kekuatan militernya. Memang kebijakan ini diambil Jepang dikarenakan saat ini kekuatan militer China terus berkembang.

Jepang Perkuat Kekuatan Militernya

Dimana nantinya lima tahun kedepan, kekuatan militer Jepang akan bertambah menjadi 2,5 persen. Memang tidak dipungkiri bahwa langkah Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe ini tidak lain bertujuan untuk menghadapi China atas perebutan Pulau Senkaku.

Memang sebenarnya PM Abe berkeinginan untuk memperkuat perekonomian Jepang akibat krisisi ekonomi global. Namun sepertinya menghadapi ancaman militer China pihak Jepang pada memperkuat militernya karena China mengambil tindakan sepihak atas Laut China Timur.

Seperti yang dilansir dari Reuters, Selasa (17/12/2013), Abe mengungkapkan bahwa saat ini China telah mengubah status quo atas kekuasaan laut dan juga udara di Laut China TImur dan Laut China Selatan. Bahkan apa yang dilakukan China sebenarnya telah melanggar aturan internasional.

Sehingga atas apa yang dilakukan oleh China membuat khawatir Jepang. Dengan demikian untuk saat ini pihak pemerintahan Abe akan melakukan pengkajian ulang atas pelarangan ekspor senjatanya. Alhasil dengan adanya langkah ini maka industry senjata Jepang akan kembali hidup serta beberapa konraktor seperti Mitsubishi Heavy Industries Ltd dan Kawasaki Heavy Industries Ltd merasa diuntungkan atas hal ini.

Sedangkan dari kebijakan militer Jepang yang baru, dalam lima tahun kedepan pembangunan rencana kekuatan militer dan juga pertahanan untuk 10 tahun kedepan akan menjadi kebijakan baru. Tidak hanya itu saja, karena nantinya Jepang akan memperkuat kemampuan akan pengawasan maritime dan juga udaranya. Sebagai contoh Jepang juga akan membeli pesawat tidaj berawak (drone) yang nantinya digunakan sebagai pengawasan dan juga pesawat pengintai E-2C yang akan diletakkan di Pulau Okinawa. (Rindi Ayunda – sisidunia.com)