Home » Otomotif » GM Segera Lepas 6000 Pekerja di Korsel

GM Segera Lepas 6000 Pekerja di Korsel



US – Perusahaan otomotif terkemuka asal Amerika Serikat Chevrolet memastikan diri akan menarik mundur produksinya di Eropa. Dalam kelanjutannya, pemangkasan jumlah karyawan untuk basis di Korea Selatan turut segera dilakukan dimana pengiriman unit Chevy menuju Eropa kebanyakan berasal dari basis produksi diwilayah Korsel.

GM Segera Lepas 6000 Pekerja di Korsel

Logo Chevrolet

Lansiran pada INAUTONEWS, Selasa (17/12/2013), juru bicara dari pihak GM menginformasikan bahwa Sergio Rocha selaku CEO GM Korea telah memberi pernyataan resmi terkait rencana untuk melangsungkan program “pensiun (secara) sukarela” terhadap 6000 karyawan dibulan Maret dan tidak akan lagi membebaninya dengan pekerjaan produksi.

Diantara 6000 pekerja yang akan masuk kedalam program “pensiun (secara) sukarela” tersebut, 2200 orang merupakan karyawan dibidang penelitian serta staf desain. Lebih lanjut, Park Hae-ho selaku juru bicara menyatakan bahwa hal ini dinyatakan sebagai tindakan lanjutan guna mendapatkan efisiensi didalam pelaksanaan operasionalnya.

Dan seorang karyawan pada bidang pusat penelitian serta pengembangan GM Korea menginformasikan bahwa setelah bulan Maret berlalu, tidak ada rencana lagi dari pihak produsen untuk melakukan proyek inovasi lainnya. Akan tetapi untuk saat ini proses pengembangan mobil mini Spark generasi berikutnya direncanakan tetap berlangsung hingga selesai. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)