Home » News » Persemakmuran Inggris Diboikot Oleh Kanada

Persemakmuran Inggris Diboikot Oleh Kanada



Ottawa โ€“ Rencana pertemuan beberapa Negara-Negara Persemakmuran yang akan dihelat bulan depan tepatnya di Sri Lanka ini akan diboikot oleh Kanada. Hal ini dikarenakan pemerintah Kanada ingin memprotes adanya pelanggaran HAM yang sering terjadi di wilayah Sri Lanka.

Persemakmuran Inggris Diboikot Oleh Kanada

Seperti yang dilansir dari Guardian, Selasa (8/10/2013), Stephen Harper selaku Perdana Menteri Kanada mengungkapkan bahwa pihaknya sangat terganggu dengan adanya laporan pelanggaran HAM yang ada di Sri Lanka.

Bahkan Harper menyatakan bahwa di Sri Lanka para jurnalis dan pihak oposisi sering diintimidasi. Tak jarang etnis minoritas yang ada di Sri Lanka juga sering diserang, bahkan praktek penghilangan orang dan main hakim sendiri sering terjadi.

Harper beranggapan bahwa selama ini pemerintah Sri Lanka tidak pernah menghargai HAM yang dirasa sebagai nilai dasar atas Persemakmuran. Oleh karena itu pihaknya untuk tahun ini, rencananya tidak akan menghadiri pertemuan tersebut.

Dengan adanya aksi boikot ini dapat menjadi sebuah peringatan kepada organisasi di Negara-negara yang dahulunya sebagai jajahan Inggris. Bahkan sebelumnya Gambia telah memutuskan untuk keluar dari wilayah Persemakmuran.

Sehingga dengan mundurnya Gambia akan menjadi sebuah pertanyaan besar, bagaimana nantinya masa depan Persemakmuran. Karena banyak orang yang beranggapan bahwa organisasi eks-kolonial yang dikenal sebagai Persemakmuran bukan jamannya lagi untuk saat ini. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)