Home » News » Aksi Militer AS di Libya Dipertanyakan

Aksi Militer AS di Libya Dipertanyakan



Tripoli โ€“ Operasi militer yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat (AS) di Libya membuat pemerintahan Libya menjadi berang. Terkait hal ini dari pihak pemerintah Libya mengharapkan agar AS dapat memberikan penjelasan.

Aksi Militer AS di Libya Dipertanyakan

Abu Anas Al Liby (Sumber Foto: AP)

Untuk diketahui bahwa pada Sabtu, 5 Oktober 2013, pasukan khusus AS ini telah melakukan operasi militer yang terbatas di wilayah Libya. Memang aksi militernya ini bertujuan untuk mencari tokoh Al Qaeda yaitu Abu Anas al Liby. Dimana keberadaannya saat ini diduga ada di wilayah Libya.

AS sendiri menuduh bahwa kejadian pengeboman yang ada di Kedutaan Besar AS yang ada di Kenya pada tahun 1998, melibatkan Liby. Liby sendiri kabarnya saat ini telah ditahan oleh pihak militer AS di sebuah tempat yang masih dirahasiakan.

Sedangkan pemerintah Libya sendiri berharap agar Liby dapat segera dikembalikan. Seperti yang dilansir dari Associated Press, Senin (7/10/2013), berdasarkan sebuah pernyataan yang telah dikeluarkan oleh Pemerintah Libya menyebutkan bahwa saat ini pihaknya minta klarifikasi terhadap aksi penculikan ini.

Dimana pemerintah Libya sendiri mengungkapkan bahwa AS seharusnya tidak menghukum Liby karena tidak memiliki hak atas penangkapannya. Karena jika benar Liby memiliki kesalahan, maka yang harus mengadili adalah dari Pengadilan Libya.

Tidak hanya di Libya saja, pihak militer AS juga melakukan operasi militer yang sama di Somalia dalam kurun waktu yang bersamaan dengan penangkapan terhadap Liby. Di Somalia sendiri, militer AS kabarnya sedang mencari seorang pria yang bernama Ikrima. Sayang, aksi operasi militer AS yang ada di Somalia gagal dilakukan. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)