Home » News » Sebanyak 20 Perusahaan Mengajukan Izin Impor Kedelai

Sebanyak 20 Perusahaan Mengajukan Izin Impor Kedelai



Jakarta โ€“ Dengan semakin tingginya harga kedelai saat ini, membuat perusahaan mengajukan permohonan kepada Kementrian Perdagangan (Kemendag) untuk melakukan impor kedelai. Ada sekitar 20 perusahaan yang mengajukan ijin tersebut. Diperkirakan sampai akhir tahun ini kebutuhan kedelai mencapai 600.000 ton.

Sebanyak 20 Perusahaan Mengajukan Izin Impor Kedelai

Kedelai

Bertempat di Hotel Gran Melia, Kuningan, Jaksel, Selasa (27/8/2013), dalam acara yang bertemakan “Peningkatan Ekspor Melalui Diversifikasi dan Peningkatan Daya Saing Nasional”, hal tersebut telah diungkapkan oleh Gita Wirjawan selaku Menteri Perdagangan.

Dari ke-20 perusahaan yang mengajukan permohonan tersebut, salah satunya ada Bulog. Diungkapkan oleh Gita memang untuk saat ini gejolak harga sedang tidak teratur. Bahkan beberapa waktu lalu beredar kabar adanya kartel kedelai, seperti kejadian beberapa tahun kemarin, namun hal ini segera dibantah oleh Gita.

Karena menurut pendapatnya untuk saat ini kartel dalam komoditas kedelai tidak pernah terjadi. Memang harga yang bergejolak ini tidak lain dikarenakan adanya anomaly cuaca yang berasal dari Amerika Serikat. Terlebih lagi ada 20 perusahaan, maka hal ini tidak mungkin terjadi.

Karena kartel terjadi hanya 3 atau 4 perusahaan, ungkap Gita. Sebagai informasi bahwa memang untuk saat ini kebutuhan akan kedelai nasional mencapai 2,5 juta ton/tahun. Sedangkan jika dibandingkan dengan pasokan yang ada di dalam negeri yang hanya mencapai 800.000 ton per tahun, tentunya untuk mencapai angka tersebut produktivitas dari kedelai lokal harus terus ditingkatkan.

Gita juga mengungkapkan bahwa sampai Juli 2013 saja, konsumsi kedelai Indonesia mencapai 1,9 juta ton. Dengan demikian maka sisanya sekitar 600.000 ton masih terus dibutuhkan sampai akhir tahun ini. Diharapkan para petani kedelai dapat memasoknya sehingga impor kedelai dapat diminimalisir. (Rindi Ayunda – SisiDunia.Com)