Home » News » Di Semarang, Polisi Bagi-Bagi Peta Kepada Pemudik

Di Semarang, Polisi Bagi-Bagi Peta Kepada Pemudik



Semarang – Aksi simpatik coba dilakukan oleh pihak kepolisian kota Semarang. Mereka membagi-bagikan peta mudik kepada pengendara yang masuk ke kota tersebut. Sebanyak 4000 peta disiapkan untuk para pengendara sebagai informasi jalur mudik yang aman dan terhindar dari titik kemacetan.

Di Semarang, Polisi Bagi-Bagi Peta Kepada Pemudik

Petugas Kepolisian Semarang

Menurut salah satu pengendara yang diwawancarai oleh wartawan sisidunia.com (5/8/2013), ia saat itu dihentikan oleh petugas kepolisian. Sebelumnya ia mengira ada pemeriksaan surat-surat kendaraan, namun justru ia diberi peta yang berisi gambar anatomi jalan beserta keterangan lalu lintas yang ada dijalan tersebut.

Pada peta yang dibagikan oleh pihak kepolisian Semarang ini memang terdapat keterangan beberapa jalan yang biasanya rawan macet ketika lebaran tiba. Contohnya adalah Jalan Siliwangi, Jalan Walisongo dan Jalan Pandanaran. Untuk nama jalan terakhir tersebut memang rawan macet di musim liburan karena disana terdapat pusat oleh-oleh yang biasanya diserbu oleh para wisatawan domestik maupun mancanegara.

Selain peta jalan rawan kemacetan, di peta tersebut juga diberikan informasi mengenai jalan rawan kecelakaan. Daerah seperti jalan Arteri Yos Sudarso, jalur Semarang-Kendal, Jalan Kaligawe, Jalan Majapahit-Jalan Penggaron, dan Jalan Perintis Kemerdekaan-Pudak Payung adalah titik yang mengharuskan para pengendara berhati-hati agar terhindar dari kecelakaan.

Menurut Kasat Binmas Kombes Pol I Nengah Wirta Dharmayana saat dihubungi sisidunia.com (5/8/2013), beliau mengatakan aksi membagikan peta ini adalah tindakan untuk memberikan kenyamanan bagi para pemudik. Selain itu, telah dipasang beberapa spanduk di beberapa titik untuk memberikan informasi tambahan kepada para pengendara agar tidak bingung ketika mereka memasuki kota Semarang. Dan sebagai pelengkap, dicantumkan pula nomor-nomor telepon penting yang bisa dihubungi oleh masyarakat jika terjadi sesuatu, seperti nomor telepon rumah sakit, polsek dan informasi jalan tol. (Maria Ulfa – sisidunia.com)