Home » News » Menlu Jepang Selesaikan Sengketa Dengan Melakukan Kunjungan ke China

Menlu Jepang Selesaikan Sengketa Dengan Melakukan Kunjungan ke China



Tokyo โ€“ Pada tanggal 29-30 Juli 2013 nanti, Akitaka Saiki selaku Menteri Luar Negeri Jepang akan melakukan kunjungan kerjanya ke China. Hal ini tidak lain dengan tujuan agar meningkatkan kerjasama antara kedua belah Negara yang saat ini sedang memanas.

Menlu Jepang Selesaikan Sengketa Dengan Melakukan Kunjungan ke China

Dalam kunjungannya ini, Akitaka akan bertemu dengan seorang pejabat senior dari Negeri Cina yang pada intinya untuk menyampaikan pesan yang diberikan oleh Abe. Sebagai informasi bahwa hubungan Jepang dan China sedang memanas dikarenakan sengketa atas pulau senkaku.

Dimana intinya Jepang ingin agar kedua pimpinan Negara diagendakan ada pertemuan tanpa syarat apapun. Memang sejak September 2012 lalu, hubungan antara Jepang dan China mulai memanas. Hal ini dikarenakan pulau-pulau kecil yang ada di laut China Timur mulai dinasionalisasi oleh pihak Jepang.

Sehingga hal inilah yang memicu konflik kedua belah Negara. Terlebih lagi adanya kekhawatiran terhadap provokasi dari pimpinan konservatif Jepang yang memiliki keinginan untuk menyusun peperangan setelah muncul ketegangan antara Jepang dan China.

Namun nampaknya pintu diplomasi masih terbuka lebar, hal ini terlihat dengan respon positif yang diberikan oleh Menteri luar negeri China atas kunjungan yang akan dilakukan oleh Menteri Luar Negeri Jepang.

Walaupun demikian, dari pihak China sendiri mengakui bahwa selama ini pemerintah Jepang memang memiliki perilaku yang tidak baik atas konflik yang terjadi saat ini. Seperti yang dilansir dari Reuters, Senin (29/7/2013), Menteri Dalam Negeri China mengungkapkan bahwa sebenarnya masalah ini semakin menjadi ketika Jepang enggan untuk diajak kerjasama untuk menyelesaikan sengketa atas Senkaku.

Bahkan selama ini Jepang terlihat selalu menghindar ketika diajak berunding untuk menyelesaikan sengketa tersebut. Karena dengan adanya dialog, maka semua akan terlihat jelas. Cobalah untuk menyingkirkan pendapat masing-masing, tambah Menteri Dalam Negeri China. (Maria Ulfa – SisiDunia.Com)