Home » News » Maraknya Mudik Gratis Membuat Penjualan Tiket Bus Turun 35 Persen

Maraknya Mudik Gratis Membuat Penjualan Tiket Bus Turun 35 Persen



Jakarta – Menjelang hari raya idul fitri, partai politik dan beberapa perusahaan selalu memberikan program mudik gratis bagi karyawan dan masyarakat umum menggunakan angkutan bus. Program tersebut selalu diminati oleh banyak masyarakat. Hal itu tentu saja membuat omset penjualan tiket khususnya bus antar kota antar provinsi ( AKAP ) menjadi turun.

Maraknya Mudik Gratis Membuat Penjualan Tiket Bus Turun 35 Persen

Mudik Gratis

Menurut pengakuan Eka Sari selaku ketua umum DPP Organda saat di mintai keterangan oleh wartawan sisidunia, (Sabtu (27/7/2013), penurunan omset tiket bus hingga mencapai 35 persen. Yang paling mencolok adalah tujuan Jawa Timur dan Jawa Tengah karena di kedua daerah tersebut dinilai paling banyak memberikan program mudik gratis.

Eka Sari juga menyayangkan sikap penyelenggara mudik gratis yang tidak bekerjasama dengan pengelola bus. Disaat momen yang seharusnya bisa mendatangkan banyak omset, justru hal tersebut tidak bisa mereka nikmati. Ramainya para pemudik tidak membuat omset penjualan tiket ikut naik.

Untuk tahun ini memang belum bisa dihitung secara rinci berapa tiket yang sudah terjual. Karena penjualan tiket mengalami puncaknya saat H-7 hingga H+7

Lesunya penjualan tiket juga dibarengi dengan keinginan masyarakat menggunakan sepeda motor. Penggunaan motor untuk mudik memang lebih irit jika dibandingan menggunakan kendaraan umum. Namun secara keamanan seharusnya mudik menggunakan motor tidak dianjurkan karena berbahaya. Menurut Eka, pemerintah telah menyarakankan untuk tidak mudik menggunakan motor. Namun belum ada ketegasan dari pemerintah dalam hal ini. (Samsul Arifin – Sisidunia.com)