Home » News » Pihak Malaysia Ikut Mewaspadai Kaburnya Tahanan LP Tanjung Gusta Medan

Pihak Malaysia Ikut Mewaspadai Kaburnya Tahanan LP Tanjung Gusta Medan



Putrajaya – Dengan kaburnya beberapa napi termasuk juga ada empat napi teroris yang berasal dari Lapas Klas I Tanjung Gusta, Medan, Badan Pengawas Keamanan Maritim Malaysia (MMEA) sampai saat ini masih mewaspadai hal tersebut. Karena dikhawatirkan mereka akan masuk ke Malaysia.

Suasana mencekam di Lapas Tanjung Gusta

Suasana mencekam di Lapas Tanjung Gusta

Seperti yang dilansir dari The Star, Rabu (17/7/2013), Datuk Mond Amdan Kurish selaku Direktur MMEA Laksamana mengungkapkan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan beberapa pemeriksaan dan pengawasan yang ketat jika ada kapal yang mencurigakan memasuki perairan Malaysia.

Memang beberapa narapidana untuk kasus terorisme yang ada di Lapas Klas I Tanjung Gusta diketahui melarikan diri setelah insiden kerusuhan yang ada di Lapas Klas I Tanjung Gusta. Namun walaupun demikian, beberapa diantaranya telah ditangkap dan yang lainnya masih dalam kejaran pihak kepolisian.

Ansyaad Mbai selaku Kepala Badan Nasional Penanggulangan teroris (BNPT) mengungkapkan bahwa pihaknya merasa khawatir jika empat orang narapidana kasus terorisme tersebut akan kembali ke kelompoknya. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, maka BNPT meminta agar Densus 88 segera menangkap napi terorisme tersebut sebelum mereka kembali ke kelompoknya.

Sebaiknya langkah awal yang harus dilakukan pihak berwenang adalah dengan menelusuri beberapa titik kelompok teroris yang tersebar di seluruh Indonesia. Karena ini dijadikan langkah awal untuk dapat menangkap kembali para napi terorisme yang sangat berbahaya.

Pihak Polresta Medan sendiri, pada Kamis (11/7/2013) malam, mengaku telah menangkap sekitar 90 tahanan dari 212 narapidana yang kabur dari LP Tanjung Gusta. Untuk saat ini para tahanan tersebut berada di polsek setempat sedang menjalani pemeriksaan lebih lanjut. (Rindi Ayunda)