Home » News » Pihak Korsel Merasa Tidak Puas Atas Penyelidikan AS Terkait Insiden Asiana Airlines

Pihak Korsel Merasa Tidak Puas Atas Penyelidikan AS Terkait Insiden Asiana Airlines



Seoul โ€“ Terjadinya kecelakaan pesawat Asiana Airlines beberapa pekan lalu di San Fransisco menyisakan segurat ketidaksukaan pihak Korea Selatan (Korsel) atas hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihak Amerika Serikat (AS). Karena seharusnya penyelidikan tersebut dilakukan oleh kedua Negara.

Kecelakaan Asiana Airlines

Kecelakaan Asiana Airlines

Atas hal tersebut, pihak Kementerian Transportasi, Infrastruktur, dan Lahan Korsel saat ini telah mengajukan surat protes yang ditujukan kepada Direktur Dewan Keamanan Transportasi Nasional (NTSB) Deborah Hersman.

Dalam surat tersebut, mereka menginginkan agar Hersman juga memberikan informasi yang detail terkait penyelidikan tersebut. Bahkan mereka juga mengingatkan pihak AS agar proses penyelidikan disesuaikan dengan prosedur internasional yang berlaku saat ini.

Dimana surat protes tersebut muncul setelah pihak NTSB melakukan presentasi atas hasil temuan rekaman percakapan pilot Beoing 77 yang ada di kokpit dan juga pernyataan dari pilot atas pengarahan yang diterimanya. Dengan adanya surat protes tersebut maka presentasi tersebut dinilai tidak memenuhi syarat.

Seperti yang dikutip dari Chosun Ilbo, Senin (15/7/2013), seorang pejabat Korsel mengungkapkan bahwa sebaiknya pihak NTSB juga menyampaikan beberapa fakta yang ada di lapangan sebelum pada akhirnya menarik kesimpulan.

Yang ada justru pihak NTSB membuat seolah-olah kecelakaan pesawat tersebut dikarenakan kesalahan pilot. Walaupun sebenarnya pihak NTSB sudah selesai melakukan penyelidikan, namun dengan adanya surat protes ini nantinya pada masa yang akan datang dapat dicari fakta terlebih dahulu.

Sebagai informasi bahwa pada Sabtu lalu, empat orang pilot Asiana telah dipulangkan dengan menggunakan pesawat kargo B747-400. Pihak Asiana sendiri memulangkannya dengan cepat setelah mendapatkan persetujuan dari NTSB.

Memang sebelumnya pihak Aisana Airlines sendiri menyatakan bahwa pilot yang mengemudikan pesawat Beoing 777 ke San Fransisco tersebut telah memiliki jam terbang yang cukup baik. Namun dengan adanya kecelakaan ini maka semua hal perlu ditelaah kembali. (Rindi Ayunda)