Home » Travel & Kuliner » Solo Batik Carnival 2013 Kurang Mengesankan

Solo Batik Carnival 2013 Kurang Mengesankan



Solo – Karnaval tahunan Solo Batik Carnival (SBC) ke 6 tahun 2013 yang digelar di sepanjang Jalan Slamet Riyadi, Solo, Jawa Tengah, Sabtu kemarin kurang mengesankan walaupun disaksikan oleh ribuan penonton.

Solo Batik Carnival 2013 Kurang Mengesankan

Bila tahun-tahun sebelumnya panggung sebagai tempat start karnaval ditata begitu megah, lain halnya pada SBC ke 6 ini penataannya sangat sederhana, bahkan terkesan seadanya. Demikian dikutip SisiDunia dari laman Travel Okezone, Minggu (30/6/2013).

Begitu pula, dari sisi peserta, sangat minim sekali, hanya diikuti sebanyak 136 peserta. Bahkan biasanya Puteri Indonesia ikut juga dalam iring-iringan karnaval, kali ini hanya duduk di kursi tamu.

Solo Batik Carnival yang setiap tahun digelar, dengan mengambil start di area Center Point, Solo dengan menyusuri jalan Slamet Riyadi berjarak empat kilometer dan terakhir di Balaikota Solo.

SBC ke 6 yang bertemakan Memayu Hayuning Bawono, kali ini menampilkan kostum yang terdiri dari empat unsur, masing-masing unsure api diwakili warna merah, unsur air diwakili warna biru, unsur angin diwakili warna abu-abu dan unsur tanah diwakili warna cokelat.

“Jumlah peserta kali ini memang menurun dibanding tahun sebelumnya, namun kami berupaya keras menampilkan semenarik mungkin,” ujar Ketua Panitia SBC ke 6, Ikhwan N Hidayat.

Kendati terhitung kurang greget, namun SBC ke 6 kali ini tetap dipadati masyarakat umum. Banyak berdatangan wisatawan dari berbagai kota, juga terlihat diantaranya wisatawan asing melihat karnaval yang digelar setiap tahun di Kota Solo. [Rindi Ayunda – SisiDunia.com]